Bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku". lalu ia mengusap kaki dan leher kuda itu." (Q.S. Shad: 30-33) Sebagai sebuah kerajaaan besar, Sulaiman memiliki pasukan yang besar dan oleh sebab itu memerlukan kuda-kuda untuk kenderaan perang. Konon kuda-kuda perang milik Nabi Sulaiman mencapai jumlah 40.000 ekor. Didalam kitab Kisah Sahih Para Nabi karya Syaikh Salim Bin 'Eid al-Hilali hafidzahullah, dicatatkan bahawa pada zaman Nabi Sulaiman terdapat dua puluh ribu (20k) kuda yang memiliki sayap. Untuk menguatkan hujjah bahawa memang wujud kuda bersayap pada zaman Nabi Sulaiman, Syaikh membawakan satu hadith sahih dari kitab Sunan Abu Dawud. MukjizatNabi Sulaiman AS Nabi Sulaiman AS adalah seorang Nabi dan Rasul utusan ALLAH SWT yang memiliki kehebatan dan keistimewaan lebih dari pada manusia lainnya. Ia diberikan keistimewaan dan mujizat bisa berinteraksi dengan jin dan binatang, kekayaan dan kerajaan yang megah serta banyak lagi. Mukjizat Nabi Sulaiman As memang cukup banyak dan semuanya tentu atas Oleh: Yunahar Ilyas. Nama Nabi Sulaiman 'alaihi as-salâm disebut dalam Al-Qur'an sebanyak 17 kali, tersebar dalam 7 Surat: 5 Makkiyah dan 2 Madaniyah. Paling banyak terdapat dalam An-Naml (7 kali), kemudian Surat Al-Anbiya' (3 kali), Surat Al-Baqarah (2 kali dalam satu ayat), Surat Shad (2 kali) seterusnya Surat An-Nisa', Surat Al-An'am, dan Surat Saba' masing-masing 1 kali. Menerusisegmen Ibrah yang bersiaran di IKIMfm minggu lalu, Ustaz Muhammad Syaari Ab Rahman menyambung kisah Nabi Sulaiman AS dan kuda perang baginda. Melalui ayat al-Quran surah Saad, ayat 35 Allah SWT berfirman yang bermaksud : Katanya: " Wahai Tuhanku! Ampunkanlah kesilapanku, dan kurniakanlah kepadaku sebuah kerajaan (yang tidak ada jd4K1. Sahabat umma, sebagai seorang manusia, Nabi Muhammad SAW ternyata juga senang bergurau. Dalam kehidupan sehari-hari Rasulullah juga bercanda dengan sahabat dan orang yang jarang Rasulullah tertawa hingga gigi putih dan rapi miliknya sangat jelas terlihat. Namun Rasulullah jarang tertawa yang berlebihan, kecuali jika merasa kagum terhadap sesuatu. Tawa Raulullah hanya senyum dan tidak sampai terbahak-bahak, seperti orang yang sedang cerita saat Rasulullah SAW saat berbincang dengan Ummul Mukminin Aisyah RA dan membuatnya tertawa, yang dikutip dari buku berjudul Tawa Ala Rasulullah, 101 Canda dan Tawa Rasulullah telah pulang kembali dari perang Tabuk atau Khaibar, tiba-tiba angin berhembus kencang hingga menyingkap kain yang menutupi boneka mainan boneka-boneka mainan tersebut Rasulullah bertanya "Wahai Aisyah, apa ini?". Aisyah menjawab "Boneka mainan dan hiburanku". Nabi melihat di antara itu terdapat kuda bersayap yang dibuat dari kain. Rasulullah pun bertanya lebih lanjut "Apa itu yang ada di antara mainan ini?". Aisyah menjawab "Kuda". "Lalu apa yang menempel pada tubuhnya itu?" Tanya Rasulullah lagi. "Dua sayap" jawab jawaban Aisyah ini maka Rasulullah bertanya sedikit keheranan, "Kuda mempunyai dua sayap?". "Tidakkah engkau mendengar kisah tentang Sulaiman yang mempunyai kuda bersayap?" jawab Aisyah jawaban Aisyah ini, maka Rasulullah pun tertawa hingga terlihat gigi putihnya. NABI Sulaiman AS adalah satu-satunya nabi yang memiliki kekayaan sangat banyak. Bahkan, beliau bukan hanya menguasai manusia, sebagai raja, akan tetapi jin dan hewan pun berada di pawah perintahnya. Sungguh kedudukan yang sangat luar biasa, yang tidak dapat tersaingi oleh orang terkaya di dunia saat ini sekali pun. Namun, bukan hanya kekayaan dan kedudukan tertinggi, Nabi Sulaiman juga memiliki tingkat keimanan yang sangat tinggi. Rasa cinta kepada Allah SWT, sebagai Tuhannya sangatlah besar. Bahkan, ia rela menyembelih kuda-kudanya yang begitu kuat dan gagah, hanya karena takut kepada atas murka Allah kepadanya. BACA JUGA Jangan Belah Anakku, Wahai Nabi Sulaiman! Sebagaimana Allah berfirman di dalam kitab suci Al-Quran, “Dan Kami karuniakan kepada Dawud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat kepada Rabbnya. Ingatlah ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di wkatu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore , maka ia berkata kepada, Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik kuda sehingga aku lalai mengingat Rabbku sampai kuda itu hilang dari pandangan. Bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku.’ Lalu, ia potong kaki dan leher kuda-kuda itu,” QS. Shad 30-33. Allah SWT menyebutkan bahwa Dia menganugerahkan kepada Dawud putra bernama Sulaiman AS. Lalu Allah menyanjung Sulaiman, dan menyebutkan bahwa dia banyak kembali kepada Allah, lalu Allah menyebutkan perkaranya tentang kuda. Berikut ini kami bawakan kisahnya untuk Anda. Nabi Sulaiman menyukai kuda untuk digunakan berjihad di jalan Allah, dan beliau memiliki kuda-kuda yang kuat, cepat dan memiliki sayap, yang jumlahnya lebih dari 20 ribu. Ketika beliau memeriksa dan mengatur kuda-kuda tersebut, beliau ketinggalan shalat Ashar karena lupa, bukan disengaja. Saat beliau menyadari bahwa beliau ketinggalan melakukan shalat karena kuda-kuda tersebut, beliau pun bersumpah, “Tidak, demi Allah, janganlah kalian kuda-kudaku melalaikanku dari menyembah Tuhanku.” Lalu beiau memerintahkan agar kuda-kuda itu disembelih. Maka, beliau menebas leher-leher dan urat-urat nadi kuda-kuda tersebut dengan pedang. Ketika Allah mengetahui hamba-Nya, Sulaiman, menyembelih kuda-kuda tersebut karena-Nya, karena takut dari siksa-Nya, karena mencintai dan mengagungkan-Nya, disebabkan beliau sibuk dengan kuda-kuda tersebut sehingga habis waktu shalat, maka Allah SWT memberi kepada beliau dengan sesuatu yang lebih baik dari kuda-kuda tersebut. BACA JUGA Ini Kiprah Keberhasilan Sultan Sulaiman Al Qanuni dalam Sejarah Islam Yakni, angin yang bisa berhembus dengan perintahnya, sehingga akan menjadi subur daerah yang dilewatinya. Perjalannya sama dengan perjalanan sebulan dan kembalinya sama dengan perjalanan sebulan. Dan tentu ini lebih cepat dan lebih baik daripada kuda. Benarlah Rasulullah SAW, manakala beliau bersabda, “Sesungguhnya tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena takut kepada Allah SWT, kecuali Allah SWT akan memberimu sesuatu yang lebih baik daripadanya,” Diriwatkan oleh Ahmad dan Al-Baihaqi, dan ia adalah hadis shahih. [] Sumber Kisah-kisah Nyata/Karya Ibrahim bin Abdullah al-Hazimi/Penerbit Darul Haq, Jakarta Ilustrasi kisah nabi Sulaiman dan kudanya. Foto PexelsSetiap nabi dianugerahi mukjizat oleh Allah SWT yang tidak dimiliki oleh orang biasa. Nabi Sulaiman as misalnya, beliau diberi kemampuan memahami bahasa hewan dan bisa berinteraksi dengan itu, Nabi Sulaiman diamanahkan kekuasaan kerajaan. Beliau diutus Allah kepada Bani Israil. Pada masa kepemimpinan Nabi Sulaiman lah Bani Israil mencapai puncak buku Al-Quran dan Prinsip Ketatanegaraan Studi Kisah Nabi Sulaiman as susunan Agus Rizal, Sulaiman adalah putra bungsu Nabi Daud as dari sebelas saudara. Ibunya bernama Tasyayu' bin Sura dikenal dengan ketakwaan dan kesalehannya. Mengutip buku 99 Kisah Hebat Penuh Hikmah & Teladan karya Nurul Ihsan, Nabi Sulaiman sangat menyukai kuda. Saking gemarnya, kuda yang dimiliki beliau diyakini berjumlah hingga 20 yang dimilikinya itu biasa digunakan untuk berdakwah ke berbagai tempat dan berjihad di jalan Allah SWT. Kecintaan nabi Sulaiman kepada kudanya ini hingga menciptakan kisah yang dapat dijadikan contoh teladan bagi umat kisah nabi Sulaiman dan kudanya melalui ulasan berikut ini seperti yang dikutip dari buku Al-Quran dan Prinsip Ketatanegaraan Studi Kisah Nabi Sulaiman as susunan Agus Nabi Sulaiman dan KudanyaIlustrasi kisah nabi Sulaiman dan kudanya. Foto PexelsDalam sebuah kisah, suatu hari nabi Sulaiman sibuk memeriksa kondisi lebih dari 20 ribu kuda miliknya. Saking sibuknya, beliau sampai lupa menunaikan ibadah sholat ashar. Hal ini membuatnya sangat terpukul dan pun memohon ampun pada Allah SWT. Maka Allah segera memerintahkan nabi Sulaiman untuk menyembelih semua kuda-kuda yang dimilikinya. Meski sangat mencintai kudanya, rasa cinta nabi Sulaiman kepada Allah SWT lebih besar dari apapun Sulaiman pun segera menyembelih semua kudanya. Ketaatan dan keikhlasan Nabi Sulaiman kepada Allah ini lantas mendapatkan balasan. Allah SWT memberikan kemampuan Nabi Sulaiman untuk menundukkan angin sesuai dengan perintahnya. Sehingga angin bisa membawa beliau bergerak lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan kuda. Waktu tempuh satu bulan, dapat dicapai oleh angin hanya dengan satu Sulaiman menggunakan permadani besar yang terbuat dari benang emas yang sangat luas sehingga dapat memuat aneka barang, termasuk hewan dan bala tentaranya. Permadani tersebut akan diangkat oleh beliau menginginkan perjalanan yang lebih cepat, diperintahkanlah ashifah, yaitu angin yang berhembus sangat kencang hingga permadani dapat terbang dengan kecepatan Nabi Sulaiman yang selalu taat dan setia kepada Allah harus dijadikan contoh teladan oleh setiap Muslim. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits berikut “Sesungguhnya tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena takut kepada Allah kecuali Allah akan memberimu sesuatu yang lebih baik daripadanya.” HR. Ahmad dan Al-Baihaqi, hadits shahih.Apa mukjizat yang dimiliki nabi Sulaiman?Nabi sulaiman adalah putra dari nabi siapa?Bagaimana Nabi Sulaiman memerintahkan angin?